menyambut bulan yang berkah
umat berdendang kumandang azan
pertanda hati yang senang
hoo...
hati yang gembira
hoo...
penuh suka cita "
Ramadhan Datang - Tompi
selamat datang ramadhan! marhaban ya ramadhan!
hhe. penuh suka cita memang.
apa yang terbesit di benak saya adalah suatu hal yang (bisa dibilang) lumrah terutama bagi saya pribadi dan akan saya tuangkan disini.
emm. mari flash back sejenak!
ingatkah kita saat kita masih (merasa) cukup imut bagi kita sendiri? hhe. yap, saat kita masih menangis ditinggalkan orang tua di sekolah dasar. hhe.
yang ingin saya sorot adalah aktivitas kita pada saat itu saat bulan ramadhan.
contohnya, pergi teraweh dengan perut terisi kenyang menenteng sajadah kumel bersama kawan. terasa spirit yang luar biasa utk pergi ke masjid. hhe. terlebih saat mang cilok dan cimol hadir di depan masjid di sela rapatnya saff salat masjid sehingga membuat saya (harus) jajan.
hhe. betapa fenomenal ketika saya membandingkan dengan sebuah realitas yang kacau!
parah! memang parah!
saat ini, jangankan untuk salat teraweh ke masjid, untuk berangkat ke masjid pun seakan menjadi permen karet! habis manis, sisanya dibuang!
huft. memang. kita harus terus berbenah. karena membuat awal tidak sesulit mempertahankan keadaan. awal memang penting, tapi istiqamah jauh lebih fundamental!
ayo bermain dalam indahnya islam dengan bereksperimen dalam ibadah kita!
allahuakbar!
emm. mari flash back sejenak!
ingatkah kita saat kita masih (merasa) cukup imut bagi kita sendiri? hhe. yap, saat kita masih menangis ditinggalkan orang tua di sekolah dasar. hhe.
yang ingin saya sorot adalah aktivitas kita pada saat itu saat bulan ramadhan.
contohnya, pergi teraweh dengan perut terisi kenyang menenteng sajadah kumel bersama kawan. terasa spirit yang luar biasa utk pergi ke masjid. hhe. terlebih saat mang cilok dan cimol hadir di depan masjid di sela rapatnya saff salat masjid sehingga membuat saya (harus) jajan.
hhe. betapa fenomenal ketika saya membandingkan dengan sebuah realitas yang kacau!
parah! memang parah!
saat ini, jangankan untuk salat teraweh ke masjid, untuk berangkat ke masjid pun seakan menjadi permen karet! habis manis, sisanya dibuang!
huft. memang. kita harus terus berbenah. karena membuat awal tidak sesulit mempertahankan keadaan. awal memang penting, tapi istiqamah jauh lebih fundamental!
ayo bermain dalam indahnya islam dengan bereksperimen dalam ibadah kita!
allahuakbar!
urg bosen taraweh dekeut imah, materi ceramahnya dari taun ke taun selalu sama,
ReplyDeletemaneh cengos, merangkai kata2nya indah men