06 August 2009

Inkontinu

Kadang
Api terlalu dingin
untuk membakar hasratku ini

Kadang
Malam terlalu terang
untuk menyiangi piluku ini

Kadang
Rumah terlalu asing
untuk mengendapkakan rinduku ini

Kadang
Asa terlalu putus
untuk merambah citaku ini

Kadang
Cinta terlalu pedih
untuk meyadur getirku ini

Kadang
Surga terlalu kelam
untuk memfitrahkan jiwaku ini

Kadang
Doa terlalu muluk
untuk menyulam takdirku ini

Kadang
Mati terlalu indah
untu menghidupkan diriku ini



Didedikasikan teruntuk Almarhum WS Rendra

04 August 2009

Sangkalan Serapah

Aku adalah pemimpi
yan tak pernah bermimpi

Aku adalah petarung
yang enggan berkelahi

Aku adalah pejuang
yang mati sebelum perang

Aku adalah sampan
yang menenggelamkan nelayan

Aku adalah mawar
yang membusukkan hawa

Aku adalah harap
yang terputus saja

Aku adalah aku
yang muak menjadi aku

31 July 2009

Fluktuasi Repetitif

Banyak kemarin
aku gundah

Beberapa kemarin
aku sumringah

Sedikit kemarin
aku harap

Kemarin
aku terperanjat

Esok
aku berlari

Agak esok
aku terpuruk

Esok dan esok lagi
aku berdoa

Esok kemarin
aku merebah

Kemarin esok
aku jengah

Hari ini
aku

30 July 2009

Disleksia Gradual

Balok kayu
terhempas patah
dalam ayunan air di sungai

Ranting dahan
terpuruk karam
dalam tebasan angin di taman

Puing daun
tersibak hancur
dalam sayatan debu di kebun

Helai mahkota
tertumpas padam
dalam raungan kumbang di semak

Aku aku
terhenyak diam
dalam renungan khusyuk di kalbu

Aku aku
terperangah kacau
dalam rengekan kalap di sanubari.